Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan
Senin, 08 Juli 2019
Cara Install ADB Driver dan Fastboot di Windows, Mac OS dan Linux
23.33

Kalau sering mengoprek atau hanya sekedar membaca-baca tutorial tentang root dan cara install custom firmware, pasti kamu sering mendengar istilah ADB dan Fastboot.
Apakah ADB dan Fastboot tersebut, kenali terlebih dahulu..
Apa itu ADB?
ADB atau Android Debug Bridge adalah sebuah program client-server yang digunakan dalam pengembangan aplikasi Android.
ADB biasa digunakan untuk mengatur perangkat Android ataupun emulator-nya.
Android Debug-Bridge merupakan bagian dari SDK Android yang terdiri dari client, daemon dan server.
- Klien » Bagian yang menjalankan pengembangan;
- Server » Bagian yang berjalan pada background service;
- Daemon » Bagian yang berjalan pada background service pada emulator.
Apa itu Fastboot Mode?
Fastboot mode adalah protokol yang digunakan untuk melakukan partisi ulang / flashing pada perangkat android (memperbarui sistem flash pada smartphone android).
Fastboot merupakan tools yang dirilis dalam paket Android SDK (Software Development Kit) sebagai alternatif untuk melakukan recovery ataupun instalasi update.
Catatan !
Tidak semua perangkat Android memiliki fastboot mode, hanya beberapa perangkat Android saja yang bisa masuk ke fastboot misalnya Nexus, Xiaomi dan beberapa smartphone lainnya.
Mengapa Perlu Memasang ADB Driver dan Fastboot?
Agar suatu perangkat Android dikenali oleh PC Windows / Mac OS dan Linux dan mengenali perintah fastboot yang diberikan oleh Command Prompt (CMD) karena sebenarnya CMD bawaan Windows tidak mengenali perintah-perintah yang ada di fastboot (fastboot command).
Bagaimana cara install-nya, simak tutorial berikut..
A. Windows
Untuk menginstall ADB dan Fastboot di Windows, ada 2 aplikasi yang bisa digunakan, yaitu :
- 15 Seconds ADB Installer; atau
- Minimal ADB and Fastboot.
Pilih salah satu, namun saya lebih merekomendasikan 15 Seconds ADB Installer.
1. 15 Seconds ADB Installer
Kelebihan :
- File berukuran kecil, hanya 8.89 MB;
- Sesuai namanya, proses instalasi cepat, hanya butuh 15 detik bahkan kurang;
- All in One, termasuk ADB, Fastboot dan juga driver;
- Mudah dalam instalasi;
- Aman, sudah termasuk ADB dan Google Drivers dari SDK terbaru.
Bahan yang dibutuhkan :
- 15 Seconds ADB Installer » ADB-Fasboot-And-Driver-v1.4.3.zip – 8.89 MB;
Langkah instalasi :
Ekstrak ADB-Fasboot-And-Driver-v1.4.3.zip hasil unduh bahan di atas dan install dengan cara Klik kanan » Run as administrator pada berkas adb-setup-1.4.3.exe.

Selanjutnya akan muncul kotak dialog seperti berikut..

Ketik “Y” dan Enter untuk menginstall ADB dan Fastboot..

Ketik “Y” dan Enter untuk menginstall ADB system-wide..

Ketik “Y” dan Enter untuk meng-install driver hingga muncul kotak dialog seperti di bawah ini..

Klik Next, hingga proses instalasi driver selesai..
Jika muncul notifikasi seperti ini, pilih Install..

Selanjutnya klik Finish.
Untuk memastikan instalasi berhasil, buka Command Prompt kemudian ketikkan adb version dan Enter;

Jika muncul Android Debug Bridge version seperti di atas, berarti ADB dan Fastboot berhasil terpasang pada PC / laptop kamu.
Perhatian!
Pada beberapa pengguna Windows 8/10 yang login dengan level BUKAN Administrator, akan terkendala ijin (permission) untuk menyalin berkas c:\adb pada Drive C, hal ini ditandai dengan notifikasi 0 file(s) copied pada saat instalasi.Solusinya gunakan Minimal ADB and Fastboot (langkah 2 di bawah ini).
2. Minimal ADB and Fastboot
Minimal ADB and Fastboot adalah aplikasi sederhana yang dibuat oleh shimp208 (XDA developer) untuk memasang berkas ADB dan Fastbootterbaru tanpa harus memasang keseluruhan installer Android SDK.
Kelebihan :
- Ringan, total setelah instalasi hanya sekitar 724 KB, sementara keseluruhan installer Android SDK bisa lebih dari 500 MB;
- Tidak perlu install dengan cara manual seperti pada 15 Seconds Installer, cukup jalankan file setup-nya saja. Hasil instalasi akan otomatis terbentuk pada C:\Program Files\Minimal ADB dan Fastboot;
- Proses instalasi cepat jika dibandingkan dengan installer Android SDK.
Bahan yang dibutuhkan :
- Minimal ADB and Fastboot » minimal_adb_fastboot_v1.3.1_setup.zip – 724.34 KB;
Langkah instalasi :
Ekstrak dan install Minimal ADB and Fastboot;
Klik kanan » Run as administrator pada file minimal_adb_fastboot_v1.3.1_setup.exe;

Klik Next hingga proses instalasi selesai seperti berikut ini..

Klik Finish..
Jalankan Minimal ADB and Fastboot..
Hasilnya akan seperti ini..

Demikian cara instalasi ADB and Fastboot pada Windows.
Saya pribadi lebih merekomendasikan untuk menggunakan 15 Seconds ADB Installer karena lebih lengkap, sudah termasuk driver, simpel dan lebih mudah dalam pemasangannya.
B. Mac OS
Untuk memasang ADB and Fastboot pada Mac OS, ikuti langkah berikut..
- Bahan yang dibutuhkan » ADB and Fastboot for Mac OS;
Langkah instalasi :
Unduh ADB and Fastboot for Mac OS pada link di atas atau bisa juga melalui Terminal (Applications/Utilities/Terminal.app), kemudian ketik perintah :
git clone https://github.com/koddsson/adb-fastboot-install.git
Ekstrak dan install file ADB-Install-Mac.sh dari Terminal(Applications/Utilities/Terminal.app), kemudian restart Terminal.

Tunggu hingga proses selesai.
Jika ingin meng-uninstall, jalankan ADB-Uninstall.sh.
C. Linux
Untuk memasang ADB and Fastboot pada Linux, ikuti langkah berikut..
- Bahan yang dibutuhkan » ADB and Fastboot for Linux – 1.17MB;
Langkah instalasi :
Unduh ADB and Fastboot for Linux pada link di atas atau bisa juga melalui linux Terminal, kemudian ketik perintah :
git clone https://github.com/koddsson/adb-fastboot-install.git
Ekstrak dan install file ADB-Install-Linux.sh dari Terminal, kemudian restartTerminal.

Tunggu hingga proses selesai.
Jika ingin menghapus / uninstall, jalankan ADB-Uninstall.sh atau bisa juga menggunakan perintah berikut ini melalui Linux Terminal :
Ubuntu user :
sudo apt-get install android-tools-adb
kemudian
sudo apt-get install android-tools-fastboot
Fedora/CentOS/RHEL :
sudo yum install android-tools
Pada Mac OS X dan beberapa distro linux, bisa juga dengan drag and dropfile installer ke Terminal dan ketik Enter untuk menjalankan instalasi.
Demikian Cara Install ADB Driver dan Fastboot di Windows, Mac OS dan Linux..
Semoga bermanfaat..!
source:foldertips.com
Cara Mengganti Windows PowerShell Jadi Command Prompt (CMD)
22.57

Sejak dari Windows XP, Microsoft memperkenalkan toolbaru yang memiliki kemampuan dan fleksibilitas lebih baik dari Command Prompt, yaitu Windows PowerShell.
PowerShell memiliki fitur lanjutan yang tidak ada di Command Promptseperti :
- remote execution of tasks;
- background tasks;
- task automation;
- command piping; dan
- sebagainya.
Seperti Command Prompt, PowerShell juga menjalankan dua mode yaitu mode Normal melalui Windows PowerShell dan mode Administrator melalui Windows PowerShell (Admin).
Tapi bagi yang sudah terbiasa dengan Command Prompt, mungkin agak bingung saat menggunakan Windows PowerShell, meskipun sebenarnya sama saja.
Yang sering terjadi malah pengguna sering kecarian dimana letak Command Prompt karena di PC / laptop-nya tidak tersedia.
Nah kalau kamu tetap ingin menggunakan Command Prompt, ganti Windows PowerShell menjadi Command Prompt dengan cara berikut ..
Ini dia tampilan Windows PowerShell;

.. yang bisa diakses melalui klik kanan di tombol START.

Untuk menggantinya cukup mudah, tinggal mengganti registri-nya saja atau gunakan bahan di bawah ini :
Ekstrak bahan di atas kemudian klik kanan pada berkas cmd-here-windows-10.reg » Merge

.. akan muncul pemberitahuan perubahan registri seperti ini, klik saja Yes.

Penambahan registri selesai;

Klik OK.
Untuk menjalankan Command Prompt, tekan kombinasi tombol Windows + X.

.. atau tekan tombol SHIFT + Klik Kanan pada bagian kosong di folder apapun, pilih Open command window here..

Hingga muncul kotak Command Prompt seperti ini..

Mengganti Command Prompt di Win 10 Menu menjadi PowerShell
Sebaliknya, kamu dapat mengganti Command Prompt di Win 10 Menumenjadi Windows PowerShell.
Cara yang cukup mudah, ikut langkah berikut ..
Klik kanan pada Taskbar kemudian pilih Properties;

Masuk ke tab Navigation dan centang “Replace Command Prompt with.. “.

Jika sudah, klik OK.
Sampai tahap ini, Command Prompt telah kembali menjadi Windows PowerShell.

Demikian Cara Mengganti Windows PowerShell Jadi Command Prompt (CMD).
source:foldertips.com
Langganan:
Postingan (Atom)