Senin, 08 Juli 2019
Cara Mengatasi Malware, Virus, Adware & Penyadapan di HP Android
20.34

Smartphone idealnya selalu terhubung ke internet untuk melakukan pertukaran data, mengambil informasi dan lain sebagainya. Hal inilah yang menjadi penyebab mengapa smartphone bisa dibajak atau disadap dari jarak jauh melalui koneksi internet.
Penyadapan awam biasanya dilakukan dengan cara memasang aplikasi keylogger, spy app, malware atau aplikasi sejenis yang berfungsi untuk melakukan pelacakan (tracking) terhadap smartphone kamu.
Menjadi korban penyadapan tentunya sangat tidak menyenangkan karena privacy kamu akan terganggu dan bisa mengakibatkan retaknya suatu hubungan.
Jadi untuk mencegah HP kamu terinfeksi malware, virus ataupun disadap orang yang tidak bertanggung jawab, kenali tanda-tanda penyadapan agar kamu tahu cara mengatasinya.
Tanda-Tanda HP Terkena Malware, Keylogger atau Aplikasi Sadap
Malware, keylogger atau aplikasi sadap pada smartphone selalu berubah seiring dengan meningkatnya keamanan pada sistem operasi Android itu sendiri.
Namun ada tanda tertentu yang biasanya menjadi ciri bahwa HP kamu telah terkena malware atau aplikasi sadap HP.
- Ada iklan pop up yang muncul secara acak;
- Sering muncul peringatan pop up palsu (fake);
- Smartphone terasa lemot dan cepat panas;
- Penggunaan kuota internet yang boros tanpa sebab;
- Beberapa aplikasi sering menutup sendiri (force closed), padahal sebelumnya tidak;
- Sering terpasang aplikasi secara otomatis tanpa sepengetahuan kamu;
- Baterai jadi lebih boros dari biasanya.
Ada beberapa langkah yang harus kamu lakukan jika kamu curiga bahwa HP kamu telah terkena malware, virus, keylogger ataupun di sadap seseorang.
1. Memasang Aplikasi AntiVirus dan Anti Spy
Ada banyak aplikasi Antivirus yang tersedia di Google Play Store mulai dari yang gratisan hingga yang berbayar. Lebih jelasnya baca artikel 10 Aplikasi AntiVirus dan Anti Malware Terbaik Untuk HP Android.
Setelah terpasang, lakukan full scanning dan pembersihan virus, malware atau keylogger di smartphone kamu.
Jika kamu merasa seseorang telah menyadap smartphone kamu dengan aplikasi sadap, coba install Anti Spy Mobile Free melalui Google Play Store.
Jika pada devices-mu terpasang aplikasi sadap, maka akan muncul peringatan seperti berikut ini..

Segera lakukan Uninstall.
2. Hapus Aplikasi yang Tidak Kamu Kenali atau Tidak Dibutuhkan
Coba masuk ke daftar aplikasi yang terpasang dan temukan aplikasi yang tidak kamu kenal.
Segera hapus aplikasi yang tidak kamu kenali atau tidak pernah kamu pasang.

Namun hati-hati saat melakukan penghapusan aplikasi ini, karena bisa jadi ada aplikasi bawaan android yang jika dihapus bisa mengakibatkan tidak stabilnya sistem android di HP kamu.
3. Lakukan Factory Reset (Kembali ke Setelan Pabrik)
Jika telah melakukan kedua langkah di atas masalah kamu belum terselesaikan, lakukan factory reset atau kembali ke setelan pabrik.
Sebenarnya cara ini adalah langkah yang paling saya rekomendasikan. Kamu tidak perlu pusing memikirkan aplikasi mana yang harus dihapus mana yang tidak.
Selain itu, HP kamu akan benar-benar bersih dari malware, virus, keyloggerataupun aplikasi sadap.
Tapi ingat, langkah ini akan menghapus seluruh data baik foto, video dan aplikasi di smartphone kamu. Jadi jangan lupa backup terlebih dahulu data-data penting.
4. Jangan Pasang Aplikasi Tidak Dikenal (Bukan Berasal dari Store Resmi)
Jangan pasang aplikasi dari sumber yang tidak resmi atau tidak jelas siapa publisher-nya. Banyak file apk tidak resmi disediakan oleh blog atau web personal yang sangat besar kemungkinan telah disisipi malware ataupun virus.
Saran saya, jangan pasang aplikasi dari blog/web personal seperti ini.
Tapi ada aplikasi tertentu yang memang tidak disediakan di store resmi misalnya aplikasi KeepVid.
Namun kamu tahu bahwa KeepVid merupakan salah satu aplikasi terpercaya untuk mengunduh video dari internet, jadi silahkan saja kamu unduh dari web resminya, kira-kira seperti itu.
5. Hati-Hati Mengklik Saat Browsing
Jika kamu ingin mengunduh sesuatu dari internet, pasti kamu tidak asing dengan tombol “Download” yang sebenarnya adalah iklan (bukan tombol unduh sebenarnya) seperti berikut ..

Selalu perhatikan baik-baik mana tombol “Download” yang sebenarnya dan mana yang iklan (Ad).
Iklan-iklan seperti ini bisanya meminta kamu untuk memasang aplikasi tertentu yang sebenarnya bukan aplikasi yang sedang kamu butuhkan. Yang lebih parah, iklan seperti ini malah akan memasang malware, keylogger atau aplikasi sadap di smartphone kamu.
Jadi bijaklah dan biasakan diri untuk mengetahui mana tombol Downloadyang sebenarnya dan mana yang mengarahkan kamu ke pemasangan aplikasi tertentu.
6. Amankan HP dengan Fingerprint, PIN, Pattern atau Password
Pemasangan aplikasi sadap secara “amatir” sampai saat ini hanya bisa dilakukan dengan menyentuh HP target.
Oleh karena itu, jika kamu mengamankan HP kamu dengan PIN, Passwordatau Fingerprint maka pelaku akan kesulitan dalam pemasangan aplikasi sadap di smartphone kamu.

Dengan cara ini bisa meminimalisir kemungkinan HP kamu tersadap oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
7. Selalu Update HP ke Firmware Terbaru
Terakhir, pastikan selalu smartphone kamu telah menggunakan firmware terbaru yang disediakan oleh pabrikan device kamu.
Hal ini bertujuan agar setiap perbaikan keamanan yang ditanamkan pada update terbaru bisa kamu dapatkan.
Demikian Cara Mengatasi Malware, Virus, Adware & Penyadapan di HP Android.
Semoga bermanfaat..!
source:foldertips.com
AntiVirus Android dan Anti Malware Terbaik
20.31

1. 360 Security -Free Antivirus, Booster, Space Cleaner
360 Security merupakan salah satu aplikasi Antivirus yang paling populer saat ini dengan rating yang tinggi, yaitu 4,6. Aplikasi ini telah di unduh lebih dari 100 juta kali oleh pengguna Android di seluruh dunia.
Hal ini tentunya tak lepas dari banyaknya fitur yang ditawarkan seperti kemampuan untuk memindai smartphone dari serangan malware, mengaktifkan perlindungan secara realtime hingga dilengkapi kemampuan anti pencuri.
Selain itu, aplikasi ini juga dibekali dengan fitur cleaner atau pembersih data-data sampah yang tidak digunakan lagi serta fitur untuk meningkatkan performa (tweaking) dari smartphone kamu. Meskipun fitur ini memang belum benar-benar terbukti secara pasti.
Namun yang jelas, aplikasi 360 Security ini mampu untuk melindungi perangkat smartphone kamu dengan baik dan mencegah orang-orang yang tidak bertanggung jawab mencuri data dari smartphone kamu.
Hebatnya lagi, aplikasi ini benar-benar gratis.
Unduh melalui Google Playstore disini.
2. AndroHelm Security (AntiVirus Android Free)

AndroHelm Security memang belum cukup dikenal oleh pengguna Android, tapi jangan salah, aplikasi ini bisa memberikan banyak manfaat bagi penggunanya.
Fungsi utama dari aplikasi ini hanya fokus pada keamanan smartphone dengan fitur memberikan perlindungan secara real time dari serangan malware dan spyware. Aplikasi ini akan melakukan pemindaian pada saat kamu melakukan pemasangan aplikasi baru.
Kelebihan lainnya, aplikasi ini selalu rutin melakukan update databaseantivirus, kemudian melakukan backup aplikasi, mode karantina, perlindungan terhadap virus dan banyak lagi lainnya.
Fitur tambahan dari aplikasi ini adalah kemampuannya untuk mengunci perangkat smartphone dari jarak jauh dan menghapus data jika smartphone kamu hilang atau dicuri orang. Dengan begitu, orang yang menemukan smartphone kamu tidak akan bisa memanfaatkan data-data penting yang ada pada smartphone kamu.
Unduh melalui Google Playstore di sini.
3. Avira Antivirus Security
Avira Antivirus Security merupakan salah satu pemain baru untuk Antivirus smartphone, namun aplikasi ini dengan cepat berkembang dan banyak disukai oleh pengguna Android.
Fitur-fitur utamanya sama seperti Antivirus pada umumnya yaitu melakukan pemindaian terhadap smartphone, perlindungan real time hingga kemampuannya untuk memindai memory eksternal smartphone. Selain itu, Avira juga dilengkapi dengan fitur anti maling, daftar blacklist dan fitur privasi.
Fitur unggulan dari Avira yang bisa kamu dapatkan secara gratis adalah kemampuannya untuk memberikan saran keamanan yang harus kamu lakukan agar smartphone kamu tetap aman dari tindakan pencurian data atau hal-hal merugikan lainnya.
Unduh melalui Google Playstore di sini.
4. Antivirus & Mobile Security by Trustgo Team
Antivirus dan Mobile Security by TrustGo merupakan aplikasi yang benar-benar gratis dan bisa kamu gunakan untuk melindungi smartphone Android kamu dari serangan virus ataupun malware secara real time. Selain itu, aplikasi ini memiliki fitur sekunder seperti manajemen sistem, backup data dan beberapa fitur lainnya.
Unduh melalui Google Playstore di sini.
5. Avast Mobile Security – Antivirus & AppLock
Avast Mobile Security & Antivirus saat ini memiliki 100-400 juta pengguna yang tersebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Aplikasi ini disebut-sebut bisa memberikan perlindungan yang hampir sempurna untuk melakukan pemindaian terhadap virus berbahaya, adanya malware, spyware, phising atau infeksi file yang ada dalam sistem operasi Android hingga perlindungan data apabila smartphone kamu dicuri orang.
Selain itu, Avast juga menawarkan kemampuan untuk menghapus trojan pada file yang terinfeksi, mengaktifkan pelindung secara realtime (shield), manajer aplikasi, pengunci aplikasi hingga firewall.
Unduh melalui Google Playstore di sini.
6. AVG AntiVirus FREE for Android Security
AVG Antivirus Security merupakan salah satu aplikasi Antivirus yang banyak dikenal masyarakat terutama pada penggunaan PC Windows. Aplikasi ini telah diunduh lebih dari 100 juta kali dengan peringkat yang tinggi yaitu 4.4 di Google Play Store.
AVG sedikit lebih ringan jika dibandingkan dengan aplikasi Antivirus lainnya. Fitur yang diberikan termasuk perlindungan secara realtime, pemindaian perangkat serta pembaharuan database virus yang konsisten.
Selain itu ada fitur anti-pencurian, penyeka data perangkat dari jarak jauh, kemudian kamu dapat memantau data statistik seperti penggunaan baterai, penyimpanan, dan penggunaan paket data. Untuk versi berbayar, kamu bisa mendapatkan fitur penguncian aplikasi, pemblokiran panggilan dan pesan serta banyak lagi lainnya.
Unduh melalui Google Playstore di sini.
7. Bitdefender Antivirus Free
Bitdefender Antivirus Free merupakan salah satu aplikasi Antivirus yang ringan dari 10 daftar Antivirus ini. Aplikasi ini memiliki fitur seperti pada umumnya yaitu memindai dan membersihkan smartphone dari virus serta malware dan data-data sampah yang tidak diperlukan lagi.
Aplikasi ini bekerja dengan mengawasi aplikasi apa saja yang sedang berjalan dan proses apa yang dilakukan oleh aplikasi tersebut. Pemindaian dilakukan dengan cukup sederhana sehingga hanya membutuhkan waktu yang cukup singkat saja.
Aplikasi ini terdiri dari 2 versi, yaitu light version (versi yang ringan) dan heavy version (versi berat), namun saya merekomendasikan untuk menggunakan yang versi ringan saja sehingga tidak perlu melakukan konfigurasi apapun, tapi kalau kamu ingin menggunakan versi yang berat, lihat disini.
Unduh melalui Google Playstore di sini.
8. Security Master – Antivirus, VPN, AppLock, Booster
Security Master oleh Cheetah Mobile ini pasti sudah sangat dikenal oleh pengguna Android tanah air, terutama aplikasi Clean Master-nya yang terbilang sukses merebut hati pengguna Android di Indonesia.
Aplikasi Antivirus ini masih cukup layak dalam hal perlindungan Antivirus dan anti malware karena berhasil mendapatkan peringkat yang sangat tinggi pada AV-TEST berulang kali selama beberapa tahun terakhir ini. Aplikasi ini juga terbilang ringan jika dibanding dengan pesaingnya yang lain dan tentunya benar-benar gratis tanpa membayar apapun kamu akan mendapatkan seluruh fiturnya.
Unduh melalui Google Playstore di sini.
9. Dr.Web Security Space
Dr.Web Security Space merupakan antivirus yang memberikan keamanan total untuk smartphone Android kamu. Aplikasi ini menyediakan versi gratis juga versi Pro jika kamu ingin mendapatkan fitur yang lebih maksimal.
Pada versi gratisan, Dr.Web menawarkan Antivirus, anti malware dan notifikasi apabila ada pihak asing yang berusaha mengakses data dalam perangkat kamu.
Aplikasi ini tidak membutuhkan memori dan kapasitas yang terlalu besar sehingga tidak terlalu memberatkan smartphone kamu.
Dr. Web Security Space dikabarkan memiliki fitur untuk menghapus celah keamanan yang dimanfaatkan oleh Ransomware untuk menyusup. Virus ini sangat berbahaya karena bisa mengenkripsi data anda, mengintip/memberikan perintah, eksekusi sistem pada perangkat kamu.
Unduh melalui Google Playstore di sini.
10. Eset Mobile Security & Antivirus
Eset merupakan perusahaan antivirus yang sangat dikenal terutama pada PC Windows dengan NOD32-nya. Untuk versi mobile-nya, Eset mengeluarkan Eset Mobile Security & Antivirus untuk melindungi smartphone Android kamu dari serangan virus dan malware secara real time dan gratis meskipun tampilannya sangat sederhana dan fitur yang sangat umum.
Sedangkan versi berbayarnya, kamu bisa mendapatkan fitur anti maling dan keamanan serta perlindungan yang lebih canggih.
Unduh melalui Google Playstore di sini.
source:foldertips.com
5 Tips Ampuh Agar HP Android Tidak Boros / Hemat Baterai
20.20
1. Matikan Aplikasi yang Berjalan di Belakang (Background Service)
Salah satu yang membuat baterai smartphone menjadi boros adalah aktifnya banyak aplikasi yang berjalan di belakang atau biasa disebut background service.
Jadi gini..
Misal pada smartphone kamu terpasang aplikasi Facebook atau Twitter. Meskipun tidak sedang membukanya, secara default aplikasi ini akan tetap berjalan dan berkomunikasi ke server dengan koneksi internet untuk menerima pemberitahuan atau notifikasi secara realtime..
Padahal kamu tidak butuh pemberitahuan secara realtime.
Misal, ada yang komen atau add friend facebook-mu, apa kamu perlu tau saat itu juga?
Jika tidak, maka jangan ijinkan aplikasi Facebook berjalan di belakang.
Ijinkan hanya aplikasi yang butuh notifikasi secara realtime seperti Whatsapp, Telegram, Email atau aplikasi Instant Messenger lainnya.
Karena saya menggunakan Xiaomi, maka langkah yang saya berikan berdasarkan pengaturan Xiaomi. Untuk merk lain, pada dasarnya sama saja, tinggal menyesuaikan.
Masuk ke Setting » Battery & performance » Manage apps’ battery usage;
Pilih On pada POWER SAVING MODES;

Kemudian pilih Choose apps.
Akan muncul daftar seluruh aplikasi yang terpasang pada smartphone kamu.
Pilih aplikasi yang ingin mendapatkan notifikasi secara realtime.
Contohnya saya ingin mengaktifkan notifikasi Telegram.
Pilih aplikasi Telegram kemudian pilih No restrictions.

Lakukan hal yang sama pada aplikasi lainnya.
2. Gunakan Wifi Portable
Punya Wifi portable.
Kalau punya, manfaatkan..
Jangan pakai Cellular Data, sangat boros baterai.
Berdasarkan pengalaman saya, menggunakan Wi Fi Portable dan mematikan Data Cellular benar-benar sangat menghemat baterai.
3. Gunakan Pengaturan Auto Brightness
Setiap smartphone memiliki sensor sensitifitas terhadap cahaya. Misal saat kondisi cahaya kurang, maka layar smartphone akan meredup. Hal ini bertujuan agar mata kamu tidak sakit karena melihat layar yang terlalu cerah.
Pada saat kondisi cahaya terlalu kuat, misalnya di bawah sinar matahari, maka layar smartphone menjadi sangat terang, agar kamu tetap bisa melihat tampilan layar dengan baik.
Agar layar smartphone menjadi lebih terang, dibutuhkan daya yang lebih besar. Padahal saat itu kamu tidak butuh kecerahan layar yang tinggi.
Oleh karena itu, aktifkan fitur Auto Brightness agar kecerahan layar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan.
4. Matikan GPS / Location
Hampir semua aplikasi Android meminta permission untuk mengakses GPS atau location. Padahal sebenarnya hampir tidak ada manfaatnya bagi pengguna jika aplikasi tersebut mengakses lokasi kamu.
Contoh..
Saat kamu membuka browser Chrome, aplikasi Chrome secara otomatis akan meminta ijin dan membaca lokasi kamu melalui GPS.
Apa pentingnya Chrome dengan lokasi?
Setidaknya “katanya” cuma untuk mendapatkan hasil yang akurat berdasarkan lokasi?
Karena itu matikan Location kamu kecuali benar-benar dibutuhkan. Misalnya saat menjalankan aplikasi Map seperti Google Map, Waze atau Gojek dan sejenisnya yang memang membutuhkan lokasi dimana kamu berada.
5. Tingkatkan Efisiensi dan Efektifitas Smartphone
Meningkatkan efisiensi dan efektifitas disini ada beberapa cara..
- Buang aplikasi yang tidak dibutuhkan;
Terlalu banyak aplikasi membuat smartphone jadi berat, kerja berat smartphone akan dibarengi dengan butuhnya daya yang lebih besar, sehingga baterai akan menjadi lebih boros. - Hapus widget yang tidak perlu pada Homescreen;
Terlalu banyak widget pada homescreen juga membuat baterai menjadi boros. Karena widget juga butuh koneksi internet untuk live update. - Atur Display Timeout secepat mungkin, misalnya 2 atau 5 detik;
- Nonaktifkan vibrate atau getar apabila memang tidak terlalu dibutuhkan;
- Nonaktifkan animasi;
Menonaktifkan animasi memang membuat smartphone jadi terasa kaku saat di slide atau swipe, tapi ini bisa membuat baterai menjadi lebih hemat. - Nonaktifkan Live Wallpaper;
- Aktifkan Airplane Mode apabila kamu tidak sedang membutuhkan koneksi internet, komunikasi atau panggilan telepon.
5 Cara Menghilangkan Iklan Pop Up Muncul Sendiri di Android [Adware]
20.15
Langkah ampuh berikut bisa mencegah dan mengatasi smartphone kamu dari Adware dan iklan pop-up yang sering muncul dengan sendirinya.
1. Melakukan scanning dengan Dr.Web Security Space
Langkah ampuh pertama yang berhasil menghilangkan pop-up iklan di Samsung J5 adalah dengan memasang dan melakukan scanning dengan AntiVirus bernama Dr.Web Security Space.
Aplikasi ini ada versi gratisnya dan bisa diunduh di Google Play Store.
Pengalaman saya, pop-up iklan berhasil bersih hanya dengan menggunakan versi gratisnya saja..
2. Mengaktifkan fitur Google Play Protect
Apa itu Play Protect?
Play Protect merupakan perlindungan berlapis dari Google untuk memindai berbagai aplikasi yang ada di Google Play Store sebelum aplikasi tersebut dipasang di HP kamu.
Hasilnya, malware ataupun virus akan lebih sulit untuk menyusup…!
Play Protect ini bekerja mirip seperti AntiVirus android pada umunya, cuma bedanya Antivirus bekerja di dalam ponsel, sementara proteksi dari Google Play Store bekerja dengan mengamankan aplikasi sebelum terpasang ke smartphone kamu.
Bagaimana cara mengaktifkannya,
Masuk ke Google Play Store dan pilih Play Protect

.. selanjutnya aktifkan bagian “Scan device for security threats” dan “Improve harmful app detection”.
3. Mematikan notifikasi pop-up Chrome
Langkah mematikan notifkasi pop up di Google Chrome cukup ampuh membantu kamu menghilangkan notifikasi pop up iklan pada saat browsing.
Buka aplikasi Chrome, kemudian masuk ke Settings;

.. dan pilih Site settings.
Ketuk Notifications;

.. dan nonaktifkan Notifications.
Cara ini akan memblokir semua notifikasi pop-up iklan saat kamu sedang browsing.
4. Menghapus aplikasi yang dicurigai memunculkan iklan/adware
Apabila setelah memasang aplikasi tertentu, HP kamu malah sering kebanjiran iklan pop up yang mengganggu, coba cek kembali aplikasi apa yang terakhir kali kamu pasang..
.. jika tidak benar-benar perlu, sebaiknya hapus saja.
Masuk ke Google Play Store,
.. kemudian pilih My apps & games,

Pada tab Library, urutkan daftar aplikasi berdasarkan Recent (baru saja terpasang);
Sekarang coba ingat-ingat, aplikasi apa yang baru saja kamu pasang dan dicurigai memasukkan adware atau pop up iklan di smartphone kamu.
Jika sudah, silahkan dihapus saja..!
5. Melakukan Factory Reset (kembali ke setelan pabrik)
Langkah ini merupakan langkah paling ampuh untuk menghilangkan pop up iklan menurut saya, tapi bisa saja ada resikonya..
Misalnya HP kamu gagal melakukan factory reset, akibatnya devices jadi bootloop dan stuck di logo Android.
Selain itu, langkah ini akan menghapus seluruh data dan aplikasi yang ada di smartphone kamu termasuk foto-foto, video, dan sebagainya jadi sebaiknya lakukan backup terlebih dahulu.
Caranya, masuk ke Settings;
.. cari Backup & reset

Selanjutnya pilih Factory data reset dan ikuti instruksi selanjutnya.
Smartphone kamu akan reboot dan memulai pengaturan ulang lagi.
source:foldertips.com
Bypass Micloud Mi Account Bandel Anti Relock Support All Xiaomi Gratis
19.58
Sudah bukan rahasai lagi bahwa Xiaomi garansi distributor banyak sekali yang bandel (relock setelah konek ke internet meskipun sebelumnya sukses dilakukan unlock micloud)

Xiaomi bandel seperti ini (setahu saya) belum ada yang bisa menemukan solusi agar bisa dilakukan remove micloud sebagaimana Xiaomi garansi resmi (TAM) made in Indonesia bukan made in China.
Mungkin agan-agan ada yang bertanya, kalau yang bandel berarti HP gak bisa dipake dong jadinya. Tenang, masih ada solusi yang memungkinkan HP tetap bisa dipake normal (sensor fingerprint tidak bermasalah)
Adalah ADB Micloud Tool yang merupakan tool miliknya Kuang Zaw Htet. Dengan ADB Micloud Tool semua devices Xiaomi bandel (relock), tetap bisa dibypass. Mekipun tool ini punya kelebihan khusus dalam mencegah anti relock, bukan berarti ADB Micloud Tool tidak memiliki kelemahan, di anataranya adalah
- Model bypass via ADB, jadi USB Debugging harus kondisi aktif
- Akun mi tidak bisa dipake (disable mi account)
- Akan terkunci akun mi lagi ketika di hard reset, flash ulang ataupun update OTA.
Di mana ada kelemeahn, di situ juga pasti ada kelebihan. Sedangkan kelebihan ADB Micloud Tool adalah
- Anti relock setelah konek internet
- Support semua device Xiaomi (termasuk seri garansi TAM)
- Sensor dan fingerprint tetap work
- 4G dan sinyal tidak terpengaruh
- Ukuran file kecil
- Kelebihan yang paling banyak disukai adalah tool ini FREE alias gratis
File ADB Micloud Tool bisa agan download (GRATIS / FREE) dari http://www.tinylinks.co/ADBMICloudTool
Agar HP tidak lag (ngefreez) setelah dibaypass micloudnya, kita harus tetap menjaga HP terhubung ke koneksi jaringan internet kemudian lakuakn setingan seperti biasa, setting akun google dll (jika memang tidak pelu bias di skip). Setelah sampai ke menu “Masukkan akun mi Anda” silahkan aktifkan mode pesawat lalu restart HP. Hal ini tujuannya agar HP tidak stuck, lag, atau ngefrezz.
source:alltutorial.net
Langganan:
Postingan (Atom)









